18 Manfaat, Kandungan dan Efek Samping Jengkol Untuk Kesehatan

By On Kamis, Januari 10th, 2019 Categories : Sayuran

Manfaat Jengkol : Kandungan dan Efek Samping Jengkol – Jengkol merupakan salah satu bahan makanan yang familiar di Indonesia. Banyak masyarakat Indonesia yang memanfaatkan jengkol untuk diolah menjadi beragam masakan.

Tumbuhan yang satu ini berasal dari suku polong-polongan dan tumbuh banyak di Asia Tenggara. Meskipun terkenal sebagai bahan makanan dan pendamping lalap, jengkol menimbulkan bau setelah proses sekresi urin.

Namun jengkol tak hanya bermanfaat sebagai bahan makanan saja. Apa saja manfaat, kandungan, dan efek samping jengkol? Simak ulasannya berikut ini.

Manfaat Jengkol

Messkipun memiliki bau yang kurang sedap, namun jengkol memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Berikut beberapa manfaat jengkol.

  1. Mengatasi Koroner Jantung

Bau tidak sedap pada urin orang yang baru saja mengkonsumsi jengkol bukan tanpa sebab. Jengkol memiliki kemampuan memproses makanan dengan penyerapan zat dalam tubuh secara diuretik.

Diuretik adalah ketika jengkol mampu membuat pembuangan urin menjadi lebih halus. Kemampuan diuretik jengkol inilah yang bisa menyehatkan jantung dan mengatasi koroner jantung seperti layaknya Manfaat Daun Salam.

  1. Mencegah Anemia

Selain Manfaat Daun Singkong ternyata Jengkol juga banyak mengandung zat besi yang banyak sehingga bisa mencegah anemia atau tekanan darah rendah. Zat besi membantu regenerasi sel darah merah sehingga nutrisi terserap dengan baik oleh semua organ dalam tubuh.

Apabila jumlah sel darah merah dalam tubuh memadai, maka seseorang akan lebih mudah terhindar dari penyakit tekanan darah rendah.

  1. Menangkal Radikal Bebas

Manfaat lain dari jengkol ialah menangkal radikal bebas. Radikal bebas rawan bertebaran di tempat dengan banyak polusi serta hasil dari pola makan yang kura g sehat seperti makan makanan cepat saji dan berminyak.

Tak hanya itu, radikal bebas merupakan salah satu pemicu kanker. Dengan mengkonsumsi jengkol, jengkol akan membantu menangkal radikal bebas yang menyerang tubuh.

  1. Mencegah Diabetes

Diabetes menjadi salah satu penyakit yang cukup berbahaya. Kadar gula darah yang berlebih akan mengganggu kesehatan dan menyebabkan komplikasi. Jengkol mengandung zat asam jengkolat dimana zat ini tidak larut dalam air dan mampu menekan kadar glukosa pada darah.

Karena hal tersebut maka jengkol memiliki kemampuan mencegah diabetes. Konsumsi jengkol secukupnya sebagai langkah terhindar dari diabetes.

Artikel yang bisa mengatasi diabetes lainnya : Manfaat Buah Kersen

  1. Mengatasi Sembelit

Seperti kebanyakan tanaman polong-polongan dan daun hijau, jengkol juga memiliki banyak kandungan serat. Kandungan serat tersebut sangat bagus untuk kesehatan pencernaan. Serat yang dicerna akan menyerap cairan berlebih pada usus dan mengarahkannya ke sistem eksresi.

Dengan begitu penderita sembelit bisa kembali buang air besar dengan lancar. Konsumsi dua jengkol untuk mengatasi sembelit.

Untuk mengatasi sembelit dengan cara yang lainnya bisa baca di : Manfaat Daun Singkong

  1. Mencegah Pengeroposan Tulang

Seseorang bisa mengalami pengeroposan tulang atau osteoporosis ketika tubuh kekurangan kalsium dan fosfor. Jengkol mengandung kalsium yang baik untuk kesehatan tulang.

Kandungan kalsium akan memperkuat tulang, mencegah pengeroposan dan juga pengapuran tulang. Cukup konsumsi jengkol dalam porsi secukupnya agar tulang tetap sehat.

  1. Mencegah Penyempitan Pembuluh Darah

Sifat jengkol yang diuretik menjadikan aliran darah yang membawa oksigen lebih lancar. Selain itu, pembuluh darah yang menyempit atau berkerut karena kadar kolesterol bisa kembali ke bentuk semula karena sifat diuretik ini. Dengan begitu jengkol bagus untuk menjaga pembuluh darah agar tidak mengarah ke penyakit berbahaya lainnya.

  1. Menurunkan Berat Badan

Bagi yang tengah menjalani program diet untuk menurunkan berat badan, jengkol bukanlah bahan makanan yang akan mengancam keberhasilan diet. Jengkol memiliki kemampuan membuat makanan tercerna lebih maksimal sehingga tidak banyak asupan makanan yang diubah menjadi lemak.

Lemak sendiri sering menjadi penyebab naiknya berat badan. Dengan mengkonsumsi jengkol maka akan membantu program diet untuk menurunkan berat badan.

  1. Mencegah Maag

Manfaat lainnnya dari jengkol ialah kemampuannya mencegah maag. Maag merupakan penyakit lambung yang disebabkan oleh kadar asam lambung yang berlebihan.

Penelitian menunjukkan sekelompok tikus yang memakan jengkol memproduksi enzim pelindung lambung dengan lebih banyak.

Dengan begitu jengkol bukanlah bahan makanan yang akan membahayakan lambung namun sebaliknya, bisa  membantu agar terhindar dari penyakit maag.

  1. Mencegah Penuaan

Dalam jengkol terdapat senyawa yang mirip dengan kandungan biji kedelai. Kandungan seperti flavonoid sangat bagus untuk regenerasi sel dalam tubuh dan menjaga kelenturan kulit. Karena hal tersebut, jengkol dipercaya mampu mencegah penuaan dini dan membantu regenerasi sel dalam tubuh.

Setelah mengetahui manfaatnya, akan lebih baik lagi jika konsumen paham dengan kandungan apa saja yang terdapat pada jengkol.

Kandungan pada Jengkol

Berikut ini beberapa kandungan yang terdapat pada jengkol :

  1. Protein

Jengkol mengandung cukup banyak protein yang sangat baik bagi tubuh. Protein menambah tenaga dan juga membantu produksi enzim dalam tubuh.

  1. Kalsium

Tak hanya protein, kandungan kalsium pada jengkol juga cukup banyak. Kalsium sangat bagus untuk mencegah pengeroposan tulang dan menjaga kesehatan tulang.

  1. Vitamin C

Kandungan lain pada jengkol ialah vitamin C. Vitamin C berperan membantu pembentukan asam folinat yang bagus untuk melancarkan peredaran daah. Selain itu, vitamin C juga bagus untuk meningkatkan kekebalan tubuh dan kesehatan kulit.

  1. Fosfor

Fosfor memiliki manfaat yang hampir sama dengan kalsium. Paduan fosfor dan kalsium sangat bagus untuk penguatan tulang dan mencegah penyakit gangguan tulang yang timbul karena defisiensi fosfor.

  1. Vitamin B1 & B2

Bukan hanya Buah Kesemek yang banyak mengandung Vitamin B1 dan B2 ternyata jengkol juga banyak mengandung mengandung  vitamin B1 dan B2 yang bagus untuk melancarkan proses metabolisme, menjaga tekstur kulit dan juga membantu pembentukan enzim yang berguna bagi tubuh.

Meskipun jengkol memiliki banyak manfaat yang bagus untuk kesehatan, jengkol juga tetap memiliki beberapa efek samping.

Efek Samping Jengkol

Efek samping adalah keadaan yang merugikan kesehatan yang disebabkan oleh konsumsi suatu bahan. Berikut daftar efek samping jengkol:

  1. Menyebabkan Batu Ginjal

Di dalam jengkol terdapat senyawa yang bernama asam jengkolat. Asam ini tidak mudah dicerna sehingga sering mengendap di ginjal. Apabila asam jengkolat mengendap di ginjal dalam periode yang lama, ginjal bisa saja memicu gangguan batu ginjal.

  1. Memicu Asam Urat

Efek samping lain dari jengkol ialah memicu asam urat. Asam urat timbul karena proses diuretik pada jengkol membuat produksi asam berlebih. Bagi penderita asam urat sebaiknya tidak mengkonsumsi terlalu banyak jengkol.

  1. Meningkatkan Tekanan Darah

Bagi penderita anemia, jengkol bagus untuk meningkatkan produksi sel darah merah, namun hal tersebut tidak berlaku bagi penderita hipertensi. Hipertensi atau tekanan darah tinggi bisa semakin parah jika penderita mengkonsumsi jengkol terlalu banyak.

Kesimpulan

Jengkol merupakan salah satu makanan favorit masyarakat Indonesia. Meskipun menimbulkan bau kurang sedap, jengkol memiliki berbagai manfaat yang bagus untuk kesehatan seperti mencegah maag, anemia, dan jantung koroner.

Akan tetapi jengkol juga memiliki efek samping seperti menyebabkan batu ginjal, asam urat, serta kurang baik bagi penderita hipetensi. Konsumsi jengkol dengan porsi yang wajar agar terhindar dari efek samping jengkol.

Baca Juga : Manfaat Buncis

18 Manfaat, Kandungan dan Efek Samping Jengkol Untuk Kesehatan | 1001manfaat | 4.5